Sukses di Bisnis Wedding Organizer? Bisa Kok, Ini Tipsnya

wedding organizer, bisnis wedding organizer, investasi, kebebasan finansial

Tentu kamu sudah tahu bisnis wedding organizer dan event organizer milik Rina Gunawan yang terkenal dan sukses menangani berbagai acara mulai dari selebriti terkenal sampai pejabat pemerintahan. Dia bisa bertahan dan sukses karena passion yang kuat di bisnis yang digelutinya serta keyakinan kuat bahwa dia bisa sukses, dan meraih kebebasan finansial.

Apakah kamu memiliki passion yang sama dengan wanita yang telah menikah dan memiliki dua orang anak ini? Passion di mana kamu sangat menyukai menangani sebuah event terutama event pernikahan yang tentunya melibatkan banyak hal mulai dari calon pengantin hingga keluarga pengantin.

Jika kamu tertarik menggeluti bidang ini, dan ingin sukses seperti Rina dan para pebisnis wedding organizer, saya bagikan tips yang dapat membantu kamu meraih sukses di bisnis wedding organizer.

Miliki Empati

Yah, bisnis wedding organizer bukan hanya mengurus segala hal yang berkaitan dengan rangkaian acara pernikahan atau persiapan pernikahan, tetapi kamu wajib memahami kebutuhan klien dalam halam hal ini calon pengantin dan keluarganya. Berikan pelayanan terbaik bagi calon pengantin dan juga keluarganya. Jika ada perbedaan pendapat antara calon pengantin dan keluarganya, di sinilah karakter empati kamu berperan membantu menyatukan pendapat.

First Image

Di 15 detik pertama orang sudah dapat menilai dirimu dan tentunya performa bisnis kamu. So, jika kamu ingin klien tertarik bekerjasama dengan kamu, buatlah dirimu selalu modis dan up to date. Jangan lupa untuk tetap sopan dan professional.

Kreatif dan open minded

Rasanya bukan hanya bisnis wedding organizer saja yang harus kreatif, semua bisnis menuntut daya kreativitas. Cari info apa saja trend terbaru untuk membuat bisnis wedding organizer, konsep acara yang menarik, unik, dan berbeda. Ajukan itu kepada klien, disertai dengan bukti bagaimana konsep tersebut berjalan dengan sukses. Syukur-syukur itu cocok dengan keinginan kedua belah pihak.

Open minded dengan ide dan pendapat dari keluarga ataupun calon pengantin. Misalnya keluarga menginginkan ada upacara adat Jawa, sedangkan calon pengantin ingin sedikit bergaya modern. Berikan pendapat pada calon pengantin bahwa tetap bisa ada sentuhan modern saat resepsi.

Sedangkan adat Jawa dilaksanakan saat akad nikah ataupun upacara pernikahan yang sakral. Pintar-pintarlah menyatukan kedua pendapat yang berbeda ini. Selama kamu kreatif dan berpikiran terbuka semua bisa kok teratasi.

wedding organizer, bisnis wedding organizer, investasi, kebebasan finansial

Well organized

Jika sudah ada passion tanamkan sifat untuk selalu well organized. Karena ini akan berpengaruh dalam bisnis wedding organizer yang kamu geluti. Pastikan semua yang sudah kamu rencanakan dicatat rapi, dan terorganisir dengan baik. Jika sudah dilakukan check list sehingga kamu tidak lupa.

Harus professional dan bijaksana

Sedrama apapun calon pengantin atau keluarganya curhat panjang lebar, kamu harus tetap professional. Berempati boleh bahkan harus, tetapi bukan berarti melibatkan emosi atau memihak salah satu pihak. Apapun yang kamu hadapi, jadikan mereka teman dan sahabat. Tetap tenang, dan professional menghadapi klien kamu yang terkadang membuat emosi kamu up and down. Ingat, ini bisnis kamu, jika kamu dapat menempatkan diri dengan benar dan tepat, yang merasakan suksesnya kan kamu sendiri.

Akurat dan tepat waktu

Bisnis wedding organizer berkaitan erat dengan waktu. Cerdaslah mengatur waktu agar semua rangkaian acara wedding berjalan lancar. Keakuratan menyusun susunan acara sangat berpengaruh dalam kelancaran event pernikahan. Pertimbangkan setiap opsi dan resiko dari setiap plan misalnya dalam hal penjemputan pengantin . analisa jarak tempuh, waktu kehadiran, dan kondisi jalanan saat itu.

Jika bisnis wedding organizer yang kamu geluti sukses, tidak ada salahnya melebarkan sumber finansial kamu dengan memilih investasi pada emas, saham, reksadana, ataupun properti.

This post has already been read 511 times!

Let's Share...Share on FacebookShare on Google+Email this to someoneShare on TumblrTweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *