Perkembangan Ekonomi Bisa Didukung Dengan Potensi Pondok Pesantren

Pondok Pesantren

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan tempat pendidikan religius dan agama. Tapi ternyata, pondok pesantren diam-diam menyimpan potensi yang sangat besar untuk perkembangan ekonomi di Indonesia! Sehubungan dengan peranannya sebagai agen perubahan, pondok pesantren merupakan titik masuk yang untuk bagi perluasan peningkatan pengelolaan keuangan sekaligus meningkatkan less cash society dan mengarah ke ekonomi berbasis teknologi/digital. Dengan melihat potensi dan jaringan santri maupun alumni yang dimiliki pesantren, hal ini dapat digabungkan dengan penerbit uang elektronik maupun penyelenggara layanan keuangan digital dan edukasi keuangan sehingga akses keuangan kepada masyarakat di kalangan dan sekitar pesantren dapat diperluas.

Pondok Pesantren

Sumber Gambar : https://www.facebook.com/Bank-Indonesia-847034142012155/?fref=ts

Dan ternyata, Bank Indonesia melihat potensi tersebut! Dalam rangka meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat dan pengembangan sarana sistem pembayaran dan keuangan, pondok pesantren (ponpes) memiliki potensi sebagai pintu awal pengembangan akses bagi masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, Bank Indonesia memfasilitasi kegiatan uji coba pengembangan elektronifikasi dan LKD dilingkungan ponpes. Sebagai langkah awal ujicoba akan dilaksanakan kerjasama antara ponpes Daarut Tauhiid dengan perusahaan telekomunikasi (Telco) yang telah menjadi penerbit uang elektronik. Kegiatan ini merupakan Launching ujicoba pengembangan elektronifikasi dan LKD dilingkungan ponpes. Kegiatan ini juga akan mensosialisasikan program pilot project implementasi  Elektronifikasi dan Layanan Keuangan Digital di Pondok Pesantren.

Harapannya, dengan ada program ini bisa membangun dan menguatkan basis, jaringan dan keterkaitan bisnis syariah yang dapat dikembangkan pada pondok pesantren dan memperluas akses keuangan bagi masyarakat umum disekitar pondok pesantren.

Sumber : http://www.bi.go.id/id/ruang-media/info-terbaru/Pages/BI-Fokus-pada-Tiga-Hal-Untuk-Kembangkan-Transaksi-Nontunai-Syariah.aspx

This post has already been read 294 times!

Let's Share...Share on FacebookShare on Google+Email this to someoneShare on TumblrTweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *