Wynda Mardio Berbagi Kisah Sukses Bisnis Rumah Makan Steak Hotel Holycow

steak-hotel

Pemilik restoran Steak Hotel Holycow, Wynda Mardio, tentunya merasa senang atas apa yang telah diraihnya. Seperti yang dilansir Viva, Winda mengaku warung steaknya kini meraup omzet hingga Rp. 1 Milyar.

Restoran ini menyediakan menu-menu berbasis daging wagyu yang sengaja diimpor dari Australia. Masalah bumbu dan sayuran Wynda tetap percayakan kepada bahan makanan lokal. Alasan Wynda mengimpor daging hanya untuk memanjakan lidah konsumen yang kebanyakan ‘bule’. Untuk sayur walau local juga Wynda tidak sembarang pilih karena biasanya sudah bekerjasama dengan pihak yang dapat dipercaya, misalkan bayam sudah bekerja sama dengan “Indonesia berkebun”.

Harganya pun bervariasi, dari menu sirloin steak wagyu, ribs steak wagyu, dan burger wagyu  ditawarkan harga mulai Rp.45 ribu-Rp.250 ribu. Tenang, kalau bawa si kecil juga tersedia porsi anak-anak juga disini. “Kami juga menyediakan kid’s menu, yaitu steak yang sangat lembut dan dagingnya sudah dipotong-potong. Harganya sebesar Rp55 ribu per porsi dan ada CD Popzzle gratis,” kata dia.

Merintis Warung Steak Hotel Holycow

Wynda-Mardio-sukses-bisnis-steak-hotel

Sejak Wynda memulai warung Steak Hotel Holycow di tahun 2010, ia tidak benar-benar memiliki kemampuan berbisnis secara mendalam. Malah saat itu ia masih bekerja di salah satu TV swata. Lalu, pada 15 Maret 2010, Wynda mencoba peruntungan dengan membuka warung steak di Radio Dalam. Warung Steak Hotel Holycow awalnya berupa warung tenda sederhana yang biasa sekali. “Waktu itu, kami membuka warung tenda dan menjual steak yang harganya di bawah Rp100 ribu. Ini karena keterbatasan modal dan keinginan kami untuk menjaga harga steak yang murah, yaitu Rp90 ribu per porsi, sedangkan di tempat lain harga itu bisa mencapai Rp300 ribu per porsi,” cerita Wynda.

Modal awal yang dia gelontorkan untuk memulai bisnis ini sebesar Rp100 juta dan berasal dari tabungan dan “uang penghargaan” setelah dia berhenti bekerja. Jumlah karyawannya pun sebanyak lima orang, termasuk dia dan suaminya. Setelah menjalani selama beberapa bulan, Wynda sudah bisa balik modal. Menurut dia, restoran itu bisa menjual steak sebanyak 40 porsi dalam sehari, lalu bisa menjual steak sebesar 200-300 porsi kini. “Kalau weekend, bisa mencapai 400 porsi,” kata dia.

Tertarik untuk ikut mencoba, Anda bisa mengunjungi restoran ini di Jalan Radio Dalam No. 15, Jalan Kemang Raya No. 95, Jakarta Selatan, atau di Seremanis Building Jalan KH. Agus Salim No. 16, Jakarta Pusat.

Sumber : InfoEkonom.com

This post has already been read 31983 times!

Let's Share...Share on FacebookShare on Google+Email this to someoneShare on TumblrTweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *