Berawal Dari Karung Goni, Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Untuk memulai bisnis pastilah harus memiliki perencanaan yang utuh. Baik dari segi keuangan,  maupun dari segi pendamping lainnya. Namun, satu hal yang pasti, Anda harus tahu apakah ide bisnis tersebut dapat menguntungkan atau justru membuntungkan? Ya, tetapi, tidak ada yang namanya putus asa dalam berbisnis. Jika Anda sudah menetapkan ide, maka jalanilah. Walaupun ide awal hanya bermodalkan karung goni saja.

Contohlah Madya P. Andang, ia adalah pebisnis yang sukses dengan bisnis kreatifnya yang hanya mengandalkan karung goni saja. Berapa penghasilan yang ia peroleh dari bisnis karung goni setiap bulannya? Sekitar Rp 8.000.000 hingga Rp 25.000.000 per bulan. Wow, hanya dengan karung goni saja? Ya!

Namun, sebelum kita membicarakan tentang penghasilan Madya, ada baiknya kita membicarakan tentang bagaimana Madya mendapatlan ide kreatif yang menggunakan karung goni sebagai bahan dasarnya.

Madya mengaku bahwa ia ingin mengusung konsep Go Green yang dihimbau oleh pemerintah. Lantas Madya melihat tumpukan karung goni yang sebelumnya sangat tidak bernilai baginya. Karung goni tersebut hanya dipakai untuk menyimpan buah atau beras saja. Jika sudah tak terpakai, maka karung-karung goni tersebut akan dibuang begitu saja, atau dijadikan alas kaki.

Berawal Dari Karung Goni, Beromzet Puluhan Juta Rupiah-jagowirausaha-1
Atas pengamatannya yang begitu dalam, madya memutuskan untuk mencoba mengolah karung goni menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dari hanya sekedar tempat penyimpanan buah dan sayur saja.

Pada tahun 2011, ia memberanikan diri untuk memulai ide bisnisnya dengan memanfaatkan karung goni sebagai bahan dasarnya. Pada waktu itu, satu karung goni seharga Rp 6.000 hingga Rp 10.000 per karungnya. Kemudian ia membutuhkan alat-alat lain yang juga sangat mudah didapatkan, seperti jarum jahit, benang, lem tembak, dan kain perca. Dengan keterbatasan alat-alat, Madya tak kunjung menjadi takut. Keterbatasan alat bukanlah penghalang untuk ide dan cita-cita yang tak berbatas.

Madya memulai untuk membuat beberapa kerajinan tangan, seperti tas, gantungan jilbab, alas kaki, bros, serta tempat tisu. Walau kerajinan seperti itu sudah banyak saingannya, namun terbukti melalui tangan Madya kerajinan tersebut berhasil membuat Madya menjadi pebisnis yang dapat dibilang sukses.

Berawal Dari Karung Goni, Beromzet Puluhan Juta Rupiah-jagowirausaha-2
Bisnis karung goni Madya mulai dilirik oleh konsumen. Madya pun memasang harga yang cukup murah, yaitu Rp 10.000 untuk bros dan  Rp 50.000 untuk tas. Namun ada juga kerajinan tangan lainnya yang ia berani jual mahal karena tingkat kesulitannya tinggi. Kerajinan tangan tersebut ia jual seharga Rp 500.000, dan laku di pasaran.

Seperti yang sudah diceritakan di atas, bahwa omzet bisnis Madya per bulannya mencapai Rp 25.000.000. Wow, bukankah itu angka yang sangat besar bagi pebisnis kreatif seperti Madya?

Semoga kisah Madya dapat memotivasi Anda untuk tidak takut memulai bisnis dengan ide yang sederhana. Cobalah untuk mencari ide yang berbeda dan lebih berani dari bisnis karung goni Madya.

This post has already been read 832 times!

Let's Share...Share on FacebookShare on Google+Email this to someoneShare on TumblrTweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *