Eiger, Brand Lokal yang Sukses Menembus Pasar Internasional

Kamu pecinta alam? Suka daki gunung atau kegiatan outdoor lainnya? Pasti familiar dengan brand Eiger. Yup, merek ini mengkhususkan untuk membuat peralatan outdoor yang digemari pecinta alam baik anak muda maupun orang More »

Rahasia Sukses Prabowo Subianto di Dunia Bisnis

Prabowo Subianto merupakan politis negarawan juga pengusaha hebat. Ia telah mendirikan perusahaannya di berbagai sektor sejak tahun 1998 dan kini telah berkembang pesat hingga memiliki asset sekitar $1 Miliar Dollar atau Rp More »

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sudah pasti mempunyai potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah guna memberikan kesempatan yang setara bagi masyarakat yang luas dalam berbisnis. Hal ini tentunya More »

 

Ayo Datang Ke TIKI EXPO, Ada Program Dan Undian Menarik Untukmu!

tooz_web_pengundian

Nama TIKI pasti ngga akan begitu asing lagi ya di telinga kita semua, tentu aja karena TIKI ini adalah salah satu penyedia jasa ekspedisi di negeri kita yang sudah membuktikan pelayanan jasanya yang terpercaya baik domestik maupun internasional. Selain itu sekarang ini TIKI mengadakan program bagi para pelanggannya sebagai bentuk kepedulian TIKI yang bernama TIKI TOOZ.

Eiger, Brand Lokal yang Sukses Menembus Pasar Internasional

2. Eiger, Brand Lokal yang Sukses Menembus Pasar Internasional

Kamu pecinta alam? Suka daki gunung atau kegiatan outdoor lainnya? Pasti familiar dengan brand Eiger. Yup, merek ini mengkhususkan untuk membuat peralatan outdoor yang digemari pecinta alam baik anak muda maupun orang dewasa.

Eiger terkenal dengan kualitasnya yang bagus dan tentunya tahan lama. Meski namanya Eiger, brand tersebut ternyata buatan Ronny Lukito, pria kelahiran 1962 berasal dari Bandung. Terlahir dari keluarga sederhana membuatnya harus berfikir untuk membantu perekonomian keluarga.

Sulap Hobi Menjadi Pundi-Pundi Rupiah

26. Sulap Hobi Menjadi Pundi-Pundi Rupiah

Menikmati hobi diakhir pekan menjadi hari yang paling dinanti. Melukis, photograpi, bersepeda atau apupun itu, menjadi solusi menghilangkan penat setelah bekerja. Kadang terlintas untuk menjadikan hobi atau passion menjadi sebuah profesi utama untuk menompang hidup. Namun, sayanganya tidak semua orang beruntung menikmati hal itu. Ada saja aral melintang untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan apa yang kita sukai.

Lantas, Anda menyerah begitu saja? Di Kanada banyak pensiunan yang mulai melakukan hobinya dan menjadikan sebagai pekerjaan baru. Banyak diantaranya yang justru menuah kesuksesan setelah mereka pensiun.

Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai berbisnis, baik ketika sudah pensiun atau fresh graduate, siapa saja bisa memulainya. Supaya rencana Anda sukses, ada baiknya simak tips di bawah ini.

Kenali pasar

Rancangan bisnis sangat penting sekali sebagai start awal bisnis Anda. Kenali pasar yang ingin dituju agar modal yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia. Ketika sudah mengetahi target yang ingin dituju, Anda bisa tahu siapa kompetitor bisnis dan dapat menentukan harga jual untuk bersaing.

Peka dan cermat melihat peluang

Peluang bisnis selalu datang tidak terduga, Anda harus siap setiap saat dan jangan sampai kehilangan moment tersebut. Selain itu, Anda juga harus siap mental untuk bertemu dengan segala macam permasalahan. Contohnya, harga bbm dan sembako naik, ini akan berimbas pada kelangsungan bisnis yang Anda akan jalani sehingga, perlu di planningkan.

Jangan terburu-buru

Bisnis butuh kesabaran dan persiapan yang matang. Sebaiknya Anda jangan terlalu terburu-buru memaksakan diri untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya. Pilihlah orderan yang tidak terlalu menyita waktu pekerjaan lama, agar Anda bisa sambil mempelajari bisnis yang sedang dijalankan.

Bagaimana, apakah Anda sudah memulai merubah hobi menjadi pundi-pundi rupiah?

Hobi

Bentuk Perhatian Bank Indonesia Kepada Petani Kakao Melalui Seminar Nasional

Pada tanggal 2 Desember 2015 kemarin, Bank Indonesia menggelar seminar nasional bertajuk “Peningkatan Daya Saing dan Nilai Tambah Kakao” di Makasar. Seminar ini digelar untuk mencapai beberapa tujuan penting diantara merumuskan solusi dan rekomendasi dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas, daya saing dan nilai tambah kakao.

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Pemberdayaan UMKM

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke zaman, memang hal ini terus dikembangkan guna pencapaian kesejahteraan masyarakat yang merata. Hal ini bisa berjalan dengan maksimal jika masing-masing sektor atau bagian yang memiliki fungsi berbeda dapat bergabung dan secara berkesinambungan mendukung satu sama lain.

Begini Caranya Mencintai Rupiah !

Bank Indonesia Ajak Masyarakat Untuk “Cinta Nontunai, Cinta Rupiah”

sumber gambar : https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin yang bertajuk “Cinta Nontunai, Cinta Rupiah” dan bertempat di FX Sudirman-Jakarta. Bank Indonesia bermaksud untuk mengenalkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai pentingnya mencintai rupiah dengan melakukan transaksi melalui nontunai. Kegiatan ini juga melibatkan perbankan, kegiatan penukaran valuta asing dan perusahaan pengembangan inovasi jasa sistem pembayaran.

Rahasia Sukses Prabowo Subianto di Dunia Bisnis

12. Rahasia Sukses Prabowo Subianto di Dunia Bisnis

Prabowo Subianto merupakan politis negarawan juga pengusaha hebat. Ia telah mendirikan perusahaannya di berbagai sektor sejak tahun 1998 dan kini telah berkembang pesat hingga memiliki asset sekitar $1 Miliar Dollar atau Rp 10,5 Triliun Rupiah.

Pembaharuan Sistem Pembayaran Generasi Baru Yang Diresmikan Bank Indonesia

Sistem Pembayaran

Transaksi dengan Sistem Pembayaran pada masyarakat saat ini semakin aman dan cepat juga handal, hal tersebut bisa terjadi karena adanya pembaruan teknologi dan perlindungan untuk para nasabah. Ada 3 wujud yang diperbarui oleh BI pada sistemnya, yaitu :

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Rupiah Menguat

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya sederhana, nilai tukar sebuah mata uang sebenarnya mencerminkan harga mata uang tersebut.

Pada dasarnya nilai tukar rupiah ditentukan oleh kebutuhan dan ketersediaan antara dua mata uang masing-masing negara. Seperti rupiah dan dollar Amerika misalnya. Perbandingan dua mata uang ini biasanya dihitung dalam jumlah satuan atau kurs. Contohnya yang paling baru: 1 dolar Amerika setara dengan 13.000 rupiah.

Nilai tukar rupiah yang ditentukan oleh pasar akan berubah-ubah nilainya tergantung pada kebutuhan dan ketersediaan mata uang tersebut. Bila kebutuhan terhadap mata uang asing, meningkat (atau yang membeli lebih banyak), maka otomatis nilainya akan jadi lebih mahal atau menguat terhadap mata uang Rupiah. Kondisi yang sebaliknya pun berlaku.

 Nilai Tukar Rupiah

sumber gambar:https://www.facebook.com/Bank-Indonesia-847034142012155

Nah, yang kemarin-kemarin ini, penyebab nilai tukar Rupiah menurun salah satunya adalah karena pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk mengurangi dana stimulus yang ada berbagai negara; termasuk di Indonesia salah satunya. Sebagai akibatnya, dollar yang tadinya berkeliaran di Indonesia jadi berkurang dan langka. Dan di sinilah hukum standar berlaku: barang apapun kalau langka pasti jadi mahal harganya. Dollar pun demikian. Dan akibatnya? Nilai tukar Rupiah pun melemah terhadap mata uang negeri Paman Sam ini.

Ditambah lagi dengan Tiongkok melambat laju ekonominya. Akibatnya, permintaan Tiongkok akan produk-produk negara berkembang menurun, sehingga barang-barang export dari negara berkembang, termasuk Indonesia, jadi sepi pembeli.

Tapi kemarin, Selasa 3 November 2015, Rupiah ditutup pada level Rp. 13.555. Meningkat 113 poin dari hari sebelumnya. Artinya? Nilai tukar Rupiah menguat! Tapi tentunya masih ada banyak faktor yang bisa membuat nilai tukar ini berubah lagi. Harapannya sih, Rupiah senantiasa stabil dan kompetitif untuk mendorong ekspor dan pengendalian inflasi.

Agar Rupiah terus stabil, kita sebagai orang Indonesia harus turut aktif untuk mendukungnya! Caranya mudah, kok. Bukan dengan SMS nama spasi rupiah kirim ke nomor berikut. Bukan! Tapi dengan mengurangi ketergantungan dengan produk impor, menggunakan Rupiah jika sedang bertransaksi di dalam negeri, dan sebagainya. Karena sejatinya, menjaga mata uang nasional bukan hanya tugas pemerintah dan Bank BI saja. Kita sebagai warga Indonesia juga harus aktif menjaga dan menggunakannya!

Perkembangan Ekonomi Bisa Didukung Dengan Potensi Pondok Pesantren

Pondok Pesantren

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan tempat pendidikan religius dan agama. Tapi ternyata, pondok pesantren diam-diam menyimpan potensi yang sangat besar untuk perkembangan ekonomi di Indonesia! Sehubungan dengan peranannya sebagai agen perubahan, pondok pesantren merupakan titik masuk yang untuk bagi perluasan peningkatan pengelolaan keuangan sekaligus meningkatkan less cash society dan mengarah ke ekonomi berbasis teknologi/digital. Dengan melihat potensi dan jaringan santri maupun alumni yang dimiliki pesantren, hal ini dapat digabungkan dengan penerbit uang elektronik maupun penyelenggara layanan keuangan digital dan edukasi keuangan sehingga akses keuangan kepada masyarakat di kalangan dan sekitar pesantren dapat diperluas.